Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H: Membentuk Generasi Beradab dan Berilmu

Table of Contents

Pendahuluan

Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa agung dalam sejarah Islam yang sarat dengan hikmah dan pelajaran berharga bagi umat manusia. Setiap tahun, umat Islam memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 HijriahSMK Dwija Praja Kota Pekalongan sebagai bagian dari SMK Mitra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2025/2026, menyelenggarakan kegiatan keagamaan bertema:

“Membentuk Generasi Beradab dan Berilmu Melalui Hikmah Isra Mi’raj”


Makna Peristiwa Isra Mi’raj

Isra Mi’raj adalah perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW yang terjadi dalam satu malam, yaitu:

  • Isra: perjalanan dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Palestina)

  • Mi’raj: perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha

Peristiwa ini dijelaskan dalam Al-Qur’an:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى

“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa…”
(QS. Al-Isra’: 1)

Isra Mi’raj menjadi bukti kekuasaan Allah SWT sekaligus menunjukkan kedudukan istimewa Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya.


Perintah Shalat dalam Isra Mi’raj

Salah satu hikmah terbesar dari peristiwa Isra Mi’raj adalah diwajibkannya shalat lima waktu. Shalat menjadi ibadah utama yang menjadi tiang agama dan pembeda antara iman dan kekufuran.

Rasulullah SAW bersabda:

الصَّلَاةُ عِمَادُ الدِّينِ

“Shalat adalah tiang agama.”
(HR. Thabrani)

Melalui peringatan Isra Mi’raj, diharapkan peserta didik semakin menyadari pentingnya menjaga shalat sebagai fondasi pembentukan karakter yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.


Isra Mi’raj dan Pembentukan Generasi Beradab dan Berilmu

Tema kegiatan ini menekankan bahwa ilmu dan adab harus berjalan beriringan. Dalam Islam, ilmu tanpa adab akan kehilangan keberkahannya, sementara adab tanpa ilmu akan kehilangan arah.

Nilai-nilai Isra Mi’raj yang relevan bagi generasi muda antara lain:

  1. Ketaatan kepada Allah SWT

  2. Disiplin dalam ibadah

  3. Akhlak mulia dalam pergaulan

  4. Semangat menuntut ilmu

  5. Tanggung jawab sebagai pelajar dan warga bangsa

Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut agar peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul secara moral dan spiritual.


Pelaksanaan Peringatan Isra Mi’raj di SMK Dwija Praja

Kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 29 Januari 2026

  • PenceramahKH. Chumaidi Anwar

  • Tempat: Lingkungan SMK Dwija Praja Kota Pekalongan

Melalui tausiyah dan nasihat keagamaan yang disampaikan, diharapkan seluruh warga sekolah dapat mengambil hikmah Isra Mi’raj sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi, sosial, dan akademik.


Harapan dan Penutup

Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana refleksi diri untuk meningkatkan kualitas iman dan amal. Semoga melalui kegiatan ini, seluruh peserta didik SMK Dwija Praja mampu menjadi generasi yang beradab, berilmu, dan berakhlakul karimah, sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
(QS. Al-Mujadilah: 11)

Posting Komentar